Digitaleon
Prosedur Penghapusan Akun & Data
Cara meminta penutupan akun, penghapusan data, serta data yang wajib dipertahankan.
Terakhir diperbarui 12 Oct 2026 23:02
1. Cara mengajukan permintaan
Pengguna dapat meminta penutupan akun dan/atau penghapusan data melalui kanal dukungan resmi Digitaleon. Cantumkan identitas akun yang cukup untuk verifikasi dan jelaskan apakah permintaan mencakup penutupan akun, penghapusan data, atau keduanya.
2. Verifikasi
Untuk mencegah pengambilalihan akun, Digitaleon dapat meminta verifikasi melalui email, nomor telepon, PIN/OTP, atau bukti lain yang wajar. Jangan mengirim password atau OTP kepada petugas.
3. Pemeriksaan kewajiban terbuka
Sebelum penghapusan, sistem dapat memeriksa transaksi pending, sengketa, chargeback, garansi aktif, saldo tertahan, kewajiban pembayaran, investigasi keamanan, dan kewajiban hukum. Akun dapat dibatasi lebih dahulu sementara kewajiban tersebut diselesaikan.
4. Data yang dapat dihapus atau dianonimkan
Setelah permintaan valid dan tidak ada dasar retensi, data profil, preferensi, token sesi, informasi opsional, dan data lain yang tidak lagi diperlukan dapat dihapus atau dianonimkan sesuai kemampuan sistem.
5. Data yang dapat dipertahankan
Sebagian data dapat dipertahankan selama diwajibkan atau dibenarkan hukum, misalnya catatan transaksi, invoice, pembukuan, bukti sengketa, log antifraud, catatan keamanan, dan data yang diperlukan untuk pembelaan hak hukum. Akses terhadap data retensi harus dibatasi.
6. Backup
Data yang telah dihapus dari sistem aktif dapat tetap berada sementara dalam backup sampai siklus retensi backup berakhir, dan tidak digunakan kembali kecuali untuk pemulihan yang sah.
7. Penyelesaian
Setelah proses selesai, Digitaleon dapat memberikan konfirmasi bahwa akun ditutup dan menjelaskan kategori data yang masih dipertahankan beserta alasannya apabila relevan.
8. Permintaan lain
Pengguna juga dapat meminta koreksi, akses, atau pembatasan pemrosesan tertentu melalui kanal privasi, sesuai hak yang tersedia berdasarkan hukum.