Digitaleon
Refund Policy
Ketentuan pengembalian dana dan batasannya.
Terakhir diperbarui 12 Oct 2026 23:02
1. Prinsip refund
Refund diproses berdasarkan status pembayaran, jenis produk, status pemenuhan, garansi, bukti para pihak, kegagalan provider, duplikasi pembayaran, dan kewajiban hukum. Pengajuan refund tidak selalu berarti refund otomatis disetujui.
2. Kondisi yang umumnya memenuhi syarat
Refund dapat dipertimbangkan apabila pembayaran berhasil tetapi order gagal dan tidak dapat dipenuhi; pembayaran terduplikasi; produk tidak dikirim; produk secara material berbeda dari deskripsi; Seller menyetujui refund; atau hasil sengketa menentukan Buyer berhak menerima refund.
3. Produk digital
Produk digital yang telah dikirim, kode yang telah ditampilkan, lisensi yang telah diaktivasi, saldo yang telah digunakan, atau layanan yang telah selesai dapat tidak memenuhi syarat refund kecuali terdapat cacat, ketidaksesuaian, atau kewajiban lain berdasarkan hukum/kebijakan produk.
4. Refund selama garansi bertahap
Untuk transaksi dengan release dana harian, refund umumnya dibatasi pada bagian dana yang masih tertahan atau bagian lain yang ditetapkan melalui penyelesaian sengketa. Bagian yang telah dirilis dapat diperhitungkan berdasarkan layanan yang telah diberikan dan bukti para pihak.
5. Kegagalan provider
Jika order ke provider gagal sebelum layanan/produk berhasil diberikan, sistem dapat melakukan auto-refund ke saldo member atau sumber dana yang didukung. Refund provider tidak menjamin refund instan dari bank/payment gateway.
6. Waktu proses
Waktu refund berbeda menurut metode pembayaran. Refund ke saldo internal dapat lebih cepat daripada pengembalian melalui bank/payment gateway. Estimasi yang ditampilkan bersifat perkiraan dan dapat bergantung pada pihak ketiga.
7. Biaya
Biaya payment gateway atau biaya pihak ketiga yang telah benar-benar terjadi dapat tidak dapat dikembalikan sepanjang diperbolehkan hukum dan telah diinformasikan dengan wajar.